Penyebab Gigi Tongos


Gigi tongos dalam istilah kedokteran gigi dikenal sebagai protrusi. Gigi yang posisinya lebih maju kedepan ini penyebab terbesarnya adalah faktor keturunan. Selain itu ada beberapa penyebab lainnya yang dapat menyebabkan gigi tongos. Tentu saja gigi yang tongos ini membuat penampilan kurang menarik, dan perlu dirawat dengan piranti kawat ortodonsi baik yang lepasan maupun cekat.

Tahukah bahwa salah satu penyebab gigi tongos itu adalah kebiasaan jelek? Mari kita bahas kebiasaan jelek yang seperti apa yang dapat menyebabkan gigi tongos. Tidak semua kebiasaan jelek dapat menyebabkan gigi tongos.Hanya kebiasaan jelek yang berawal dari fase geligi susu dan berlanjut sampai fase geligi permanen saja yang bisa menyebabkan kelainan. Jika kebiasaan jelek yang berawal dari fase geligi susu itu berhenti pada saat geligi permanen mulai tumbuh, maka kebiasaan jelek itu tidak akan menyebabkan kelainan.


Kelainan gigi tongos ini menjadi semakin parah jika frekuensi semakin tinggi, intensitas yang semakin besar dan durasinya semakin  lama. Ada beberapa kebiasaan jelek yang harus dihindari untuk mencegah gigi tongos. Kebiasaan ini kadang tidak disadari dilakukan.

Kebiasaan jelek pertama adalah menghisap jari dan  menghisap bibir bawah. Pada anak sampai umur 3 tahun menghisap jari adalah hal yang umum, jika kebiasaan menghisap itu berlanjut maka perlu dihentikan. Kebiasaan menghisap yang berlanjut mungkin merupakan petunjuk adanya kecemasan pada anak sehingga perlu terapi psikologis seperti diberi kesibukan, diberi suasana yang menyenangkan, diberi rasa pahit, membalut jari yang dihisap, pada bibir bawah yang  dihisap perlu dilatih, jika masih berlanjut, perlu diberikan terapi piranti ortodonsia.

Kebiasaan jelek yang kedua adalah mendorong lidah kedepan. Merupakan sisa-sisa dari kebiasaan menghisap jari. Dapat juga timbul karena ada tonsilitis dan faringitis kronis yang menyebabkan tenggorokan sakit. Kebiasaan mendorong lidah kedepan berkaitan dengan kebiasaan jelek menelan yang salah. Pada saat menelan yang benar, bibir atas dan bibir bawah menutup, gigi-gigi dalam keadaan oklusi, dan lidah berada pada langit-langit. Jika pada saat menelan, lidah berada pada gigi-gigi depan, maka akan mendorong gigi-gigi maju kedepan dan menyebabkan tongos. Hal ini perlu latihan supaya tidak menyebabkan kelainan pada gigi.

Kebiasaan jelek lainnya adalah bernafas melalui mulut. Kebiasaan ini mungkin berkaitan dengan buntu jalan nafas sehingga perlu dikonsultasikan pada dokter ahli THT. Selanjutnya perlu berlatih untuk mulai menggunakan hidung untuk bernafas.

Jadi kebiasaan jelek harus dihindari karena bisa menyebabkan beberapa kelainan pada gigi. Ada beberapa kebiasaan jelek lainnya yang nanti akan kita bahas bertahap pada kesempatan berikutnya.

Tidak ada sesuatu yang berubah jika bukan kita sendiri yang merubahnya. Benar kan?

http://noengkiprameswari.blogspot.com/2009/02/gigi-tongos-karena-kebiasaan-jelek.html


3 comments


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s