DPRK Setujui Pembangunan Hotel dan Mall


Banda Aceh – Pimpinan DPRK Banda Aceh sudah menyetujui dan merekomendasikan rencana pembangunan Best Western Hotel dan Mall, karena dinilai positif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di ibukota Provinsi Aceh itu.

“Kami para pimpinan sudah menyetujui dan merekomendasikan pembangunan hotel dan mall tersebut, dikarenakan pembangunan itu sangat positif untuk mendukung konsep Banda Aceh sebagai bandar wisata Islami,” kata Ketua DPRK Banda Aceh Yudi Kurnia di Banda Aceh, Kamis (22/12).

Hotel dan mall setinggi 42 meter dengan 12 lantai itu direncanakan dibangun di bekas Geunta Plaza atau tepatnya di sebelah tenggara Masjid Raya Baiturrahman dengan menelan investasi Rp200 miliar.

Dijelaskannya, saat ini banyak wisatawan dalam negeri yang berkunjung ke Banda Aceh ingin bisa menunaikan shalat Tahajud di Masjid Raya, namun tidak ada hotel yang representatif di areal masjid.

“Saya pikir, Banda Aceh ini butuh hotel yang representative di kawasan dekat Masjid Raya Baiturrahman yang menjadi kebanggaan rakyat Aceh itu,” jelasnya.

Menurutnya, dalam pandangan pimpinan dewan, keberadaan hotel dan mall tersebut tidak melanggar aturan tentang tata ruang ataupun peraturan lainnya, dan selain itu juga pembangunannya akan berdampak terhadap gerak laju ekonomi di kota ini.

“Kehadiran hotel dan mall tersebut kita harapkan akan semakin memacu roda pertumbuhan ekonomi di Banda Aceh terutama dalam sektor industri jasa,” tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemko Banda Aceh sudah menyetujui izin prinsip pembangunan Hotel Best Western dan Mall di areal dekat Masjid Raya Banda Aceh.

Pihak pengembang yakni PT Intiland menjanjikan bahwa konsep hotel tersebut adalah Islami dan nantinya akan dibangun jembatan penghubung dari mall ke Masjid Raya Baiturahhaman Banda Aceh.(ant)


One comment

  1. Lanjutkan pak, kami ingin melihat aceh maju dan berkembang serta berjaya,Islam tdk pernah menghambat suatu perkembangan, Betapa membanggakan andai Aceh bisa megah diiringi dengan megahnya syariat Islam di bumi aceh, Mekkah saja tdk menolak modernisasi kenapa kita yg baru serambinya malah bingung, Lanjutkan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s