Aceh International Folklore Festival 2011


Aceh kembali membuat sebuah sejarah kebudayaan. Untuk yang pertama kalinya di Indonesia event Kesenian rakyat Internasional (International Folklore Festival ) di gelar di Kota Banda Aceh. Acara yang dilaksanakan dari tanggal 23 – 28 Juli 2011 ini diikuti oleh 10 (sepuluh) negara. Mereka akan menampilkan kesenian rakyat dari negara masing-masing.

Acara yang resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Muhammad Nazar, S.Ag pada Sabtu malam tanggal 23 Juli 2011 di Taman Ratu Safiatuddin Lampriet Banda Aceh ikut menampilkan pertunjukkan kesenian rakyat dari 10 (sepuluh) Negara, Diawali penampilan kesenian rakyat Turki, Polandia, Pakistan, Italia, Indonesia, Kanada, Malaysia, Lithuania dan Estonia. Rencananya Afrika Selatan dan Srilanka akan ikut serta juga di acara ini, namun saat defile peserta di Panggung Utama Taman Ratu Safiatuddin pada acara pembukaan, kehadiran peserta dari kedua negara tersebut masih belum terlihat.

Di acara pembukaan Aceh International Folklore Festival 2011 ini, Turki dan Pakistan hadir dengan konsep musik sufi. Masyarakat Aceh tentu tidak asing lagi dengan musik sufi ini, karena masyarakat Aceh sebenarnya sudah mewarisinya dengan Rabani Wahid dari Samalanga, Aceh Utara. Pawai Budaya Di Kota Banda Aceh,Terpilihnya Aceh sebagai tuan rumah sekaligus mewakili Indonesia dalam event ini karena telah tampil memukau pada saat International Folklore Festival tahun 2010 yang diadakan di kota Yalova, Turki. “Negara-negara di dunia memilih Aceh sebagai penyelenggara International Folklore Festival tahun ini,” jelas Aidi Kamal, Sekretaris CIOFF (Conseil International des Organisations de Festival Folklore et d’Arts Traditionnels) Aceh. CIOFF adalah suatu organisasi yang bergerak di bidang seni budaya. Seperti dikutip dari situs national geographic. Tujuan dari kegiatan International Folklore Festival yakni semangat mempersatukan negara-negara di dunia melalui seni dan budaya. Folklore merupakan aksi kesenian yang menyampaikan kisah cerita rakyat suatu daerah melalui tarian atau pun bentuk kesenian rakyat lainnya dan lazim dimainkan secara berkelompok.

Folklore Festival bermula di negara-negara Eropa, salah satunya adalah Perancis. Di Perancis sendiri, International Folklore Festival telah berusia lebih 40 tahun.

Sesuai dengan konsep kebudayaan rakyat yang diusung dalam event ini, pelaksanaan kegiatan Aceh International Folklore Festival 2011 ini berlangsung di tempat umum yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Taman Putroe Phang, Taman Sari Banda Aceh, Taman Ulee Lheu dan Taman Ratu Safiatuddin akan menjadi tempat gelaran kesenian rakyat Internasional ini. Kegiatan yang diadakan di pusat keramaian umum Kota Banda Aceh ini berlangsung dari 23 – 26 Juli 2011 dan dilanjutkan di Pulau Sabang pada 27 dan 28 Juli 2011.

Sumber


One comment

  1. Nous sommes le groupe folklorique de Madagascar et nous voudrions participer a votre festival,pourrier vous donner les conditions de participation,Amicallement


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s