Pelanggaran Perayaan Gol


Goal

Pemain boleh mengekspresikan kegembiraan mereka setelah mencetak gol. Walau demikan, perayaan tersebut tidak boleh berlebihan.

Perayaan bersama dan yang terencana tidak dianjurkan apabila terjadi pemborosan waktu. Wasit harus mengintervensi apabila perayaan terlalu memakan waktu.

Seorang pemain harus diberi kartu kuning apabila:

  1. Menurut wasit ia membuat gerakan tubuh yang provokatif, menyinggung, dan menyulut amarah lawan.
  2. Pemain itu memanjat pagar pembatas untuk merayakan gol.
  3. Pemain itu melepas atau menutupi kepala dengan seragamnya.
  4. Meninggalkan lapangan demi merayakan gol bukan pelanggaran, tapi sang pemain harus kembali ke lapangan secepat mungkin.
  5. Wasit harus bisa mencegah perayaan berlebihan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, tapi ia juga harus bertindak dalam batas kewajaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s