A Passion Of Coffee


CoffeBicara tentang kopi memang sangat menyenangkan, apalagi sambil minum secangkir kopi dan sebatang rokok. Banyak orang gemar minum kopi tetapi sedikit yang benar-benar memahami tentang kopi. Mulai dari sejarahnya, baik-buruknya bagi kesehatan, cara membuatnya, dan rahasia-rahasia kecil yang dapat membuat rasa kopi menjadi lebih nikmat.

Sejarah

Siapa yang menyangka salah satu negara termiskin di dunia merupakan negara asal kopi, negara itu adalah Etiopia. Bahkan banyak penikmat kopi pun tidak tahu akan hal ini. Konon, di tanah Afrika Timur itu hidup seorang penggembala kambing bernama Kaldi. Suatu malam kambingnya hilang, setelah melakukan pencarian dan gagal. Akhirnya pencarian dilanjutkan keesokan harinya. Keesokakan paginya ia mendapati kambingnya sangat bergembira, bergerak sangat lincah di dekat sebuah pohon berdaun gelap berbuah merah.

Penasaran akan hal ini, Kaldi pun mengunyah buah tersebut. Setelah mengunyah buah tersebut ia merasa lebih berenergi. Ia pun menduga prilaku kambingnya disebabkan oleh buah tersebut. Sesaat kemudian datanglah seorang imam yang hendak menunaikan shalat subuh dalam keadaan mengantuk, ia melihat Kaldi dan kambingnya di sekitar sebuah pohon. Melihat fenomena ini, sang imam yang cendikia dan berpola pikir sistematis itu lantas melakukan eksperimen terhadap buah tersebut.

Setelah memanggang dan merebus bijinya, eksperimen tersebut pun menghasilkan sebuah minuman yang menyegarkan dan memberi energi. Minuman tersebut adalah kopi, kopi pun  menjadi minuman favorit untuk mengobati kantuk sebelum shalat. Kebiasaan ini pun menyebar dari suatu masjid ke masjid yang lainnya sampai akhirnya tersebar ke seluruh dunia.

Beda Asal, Beda Rasa

Karakter manusia dipengaruhi oleh lingkungan tempat manusia itu tumbuh, kopi pun begitu. Kopi asal Afrika dan Arab rasanya penuh dengan aroma buah-buahan (Fruity) sesuai dengan lingkungan Afrika yang penuh dengan tumbuhan dan buah-buahan, kopi Indonesia sangat kental dengan aroma tanah yang baru tersiram air hujan. Rasa kopi sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitar, keadaan tanah, ketinggian, iklim. Apa saja yang ditanam disekitar tumbuhan kopi akan mempengaruhi aromanya, jika di sekitar tumbuhan kopi ada batang ganja. Maka produk kopi yang dihasilkan nanti akan beraroma ganja !.


Pemangga
ngan

Tak hanya dalam sebatang rokok terdapat ribuan zat kimia, dalam sebutir biji kopi pun demikian. Proses pemanggangan kopi begitu kompleks, sehingga melibatkan ribuan zat kimia dalam sebutir biji kopi ! Hanya dengan pemanggangan tepat dapat menghasilkan kopi berkualitas unggul yang harum dan nikmat.

Proses pemanggangan menyebabkan biji kopi kehilangan kadar air, protein, 10-15% kadar kafein, dan sejumlah zat kimia lainnya. Gula di dalam biji kopi terkaramelisasi sehingga menyebabkan perubahan warna, bentuk rasa dan kompleksitas. Selama proses pemanggangan biji kopi mengeluarkan minyak sehingga biji kopi tampak mengkilap setelah di panggang.

Rasa Ditentukan Oleh Aroma

Kenikmatan kopi 80% ditentukan oleh aroma, sisanya ditentukan oleh rasa di lidah. Aroma memegang 80% peran dalam menentukan kenikmatan kopi saat di minum, rasa di lidah hanya berpengaruh 20%.

Segi Kesehatan

Banyak orang menganggap kopi termasuk ke dalam ketegori minuman tidak sehat, sehingga ada perasaan bersalah ketika habis menyeruput secangkir kopi. Ketika kesehatan terganggu kebiasaan minum kopi pun dihentikan. Misalnya mengaitkan penyakit jantung koroner dengan volume dan frekuensi minum kopi, juga mengaitkan hipertensi dengan kebiasaan minum kopi. Padahal hasil riset bidang kesehatan menunjukkan data-data yang sangat berbeda dengan pandangan umum tersebut.

Intelektualitas Meninggi

Pada awalnya kopi digunakan oleh cendikiawan muslim sebagai obat, bukan minuman beracun yang harus dihindari. Awal mula penghujatan terhadap kopi dimulai ketika terbit cerita yang di tulis oleh pengelana asal Jerman, Adam Oelshlazer, di abad ke-17. Dalam cerita berjudul Relation Of A Voyage To Muscovie, Tartary, And Persia.

Cerita ini mengisahkan tentang seorang raja Persia yang begitu doyan kopi, tetapi kurang tertarik pada wanita. Suatu hari ratu melihat seekor kuda jantan dikebiri, sang ratu menanyakan alasan pengebirian kuda tersebut, lalu ia diberi tahu bahwa kuda jantan itu terlalu gesit dan liar sehingga perlu dikebiri untuk dijinakkan. Lalu, ratu menyarankan agar kuda itu diberi kopi daripada dikebiri. Cerita ini, kata Kenneth Davis, seorang penulis dan ahli kopi, sempat menghancurkan perdagangan kopi selama setengah abad di Perancis Selatan.

Sisi Negatif

Dosa kopi akhirnya ditemukan secara ilmiah, zat alkaloid pahit tak berbau dalam kopi yang disebut kafein ditemukan pada tahun 1685 oleh Dr. Philippe Sylvestre Duvour. Ia menemukan zat-zat kimia dalam kopi secara akurat dan mengujinya pada manusia. Dari situ ia berkesimpulan, ada orang yang dapat menikmati kopi dengan nyaman, ada yang tidak. Ada juga yang tidak bisa meminum kopi sedikit pun ! Bahkan ia menemukan ada sejumlah kecil orang yang malah tertidur lelap setelah meminum kopi, kerana biji kopi melenyapkan kekhawatiran dan kegelisahan pada diri mereka.

Sisi Positif

Kontroversi soal efek negatif kopi bagi kesehatan belum juga reda sampai saat ini, meskipun demikian, sejumlah penelitian berhasil membuktikan manfaat positif terhadap kesehatan. Penelitian ini telah dilangsungkan selama 11 tahun dan melibatkan 17 ribu pria dan wanita Norwegia. Hasilnya ialah, dengan mengeluarkan faktor merokok dari data mereka, terbukti orang yang meminum kopi memiliki tingkat resiko terkena kanker usus, ginjal, dan kulit lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak meminum kopi.

Tidak hanya itu, mengkonsumsi kopi juga membuktikan menurunkan resiko kanker hati sampai separuhnya. Penelitian ini dipimpin oleh Monami Inoue dari National Cancer Center Tokyo yang melibatkan 90 ribu orang Jepang.

Kopi disebut-sebut tidak baik untuk kesehatan jantung karena kopi mengandung minyak yang bernama terpenes. Minyak ini dapat dihilangkan dari secangkir kopi dengan menyaring kopi sebelum mengkonsumsinya. “Orang yang minum kopi tubruk harus segera tes kadar kolesterol” Kata Michael J. Klag dari John Hopkins University School of Medicine di Baltimore, AS.

Michael J. Klag juga menyebutkan, tidak semua orang perlu khawatir soal pengaruh kopi tubruk terhadap kadar kolesterol darah, meskipun ia menyarankan para pasiennya untuk mengkonsumsi kopi yang sudah disaring terlebih dahulu.

Besaran kadar kolesterol dalam darah bergantung pada apa yang anda makan dan gen macam apa yang anda warisi, singkatnya, orang yang kadar kolesterolnya terhitung normal tidak perlu khawatir soal efek kopi tubruk terhadap kesehatannya.

Hal senada juga diungkapkan oleh seorang peneliti asal Belanda. “Kopi tubruk punya efek lebih kecil pada kesehatan jantung anda dibanding merokok, tekanan darah tinggi, dan kegemukan.” Sebut Dr. Martijn B. Katan, profesor dari Wageningen Center for Food Sciences, Belanda. “Tetapi, jika ingin mengoptimalkan kesehatan, anda harus menghindari kopi tubruk dan memilih kopi saring.” Imbuhnya.

Sampai sekarang belum jelas mengapa kopi saring lebih sehat daripada kopi tubruk. Yang jelas, kata Dr. Gail C. Frank dari Department of Family and Consumer Sciences, California State University, kita hidup di dunia yang sangat terbuka. Karena itu, memutuskan meminum kopi atau tidak bukan sesuatu yang mudah hanya menjawab ya atau tidak.


3 comments

  1. biasanya kalau saya minum kopi selagi perut kosong, tangan bergetar agak kuat…. tubuh terasa agak aneh, seperti bergetar-getar kecil… jadi sebaiknya minum kopi itu setelah makan, kalau saya…🙂 salam

  2. whow, sebelumnya makasih ya……..
    dah kunjungi blog ku,,
    postingnya mnarik sekali
    dan bnyak mengandung pengetahuan!!!!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s